Irfanda Siagian

Home » » GOES TO CAMPUS

GOES TO CAMPUS

Written By irfanda siagian on Rabu, 22 Januari 2014 | 21.44



Saat itu, pada tanggal 6-9 Februari 2012, Via mengikuti program GOES TO CAMPUS (GTC) di sekolahnya, tepatnya di SMAN 4 Tangerang Selatan.Via berangkat dari rumahnya pukul 5 pagi. Masih sepi sekali karena belum banyak orang yang bangun dari tidurnya. Via berangkat menuju ke sekolahnya bersama Sang ayah dengan mengendarai motor. Jarak dari rumah ke sekolahnya hanya berjarak 4 km, yang ditempuh selama 10 menit. Pukul 5.10 pagi, Via sudah sampai di sekolahnya sembari menunggu sampai pukul 6 pagi untuk berangkat ke Institut Tekhnologi Bandung.  Sebelum berangkat menuju bus yang ada di halaman depan sekolah, Via dan teman-temannya melakukan breefing terlebih dahulu yang dipimpin oleh Kepala Sekolah.
Waktu sudah menunjukkan pukul 06.00 , Via dan teman-temannya menuju bus masing-masing sesuai kelas. Sebelum berangkat, Via dan teman-temannya berdoa terlebih dahulu agar diberi keselamatan dalam perjalanan sampai ke tempat tujuan. Setelah berdoa, bus pun berangkat. Tujuan pertama program GTC ini adalah kampus ITB yang berada di kota Bandung. Waktu yang ditempuh dari sekolah menuju kampus ITB sekitar 3 jam. Tetapi, berhubung jalanan macet, perjalanan pun menjadi sedikit tersendat. Akhirnya, Via dan teman-temannya sampai di kampus ITB pukul 10.00 pagi. Via dan teman-temannya langsung menuju ke ruang auditorium kampus untuk mengikuti seminar tentang fakultas dan jurusan yang ada di kampus ITB dan syarat-syarat untuk masuk ke kampus ITB. Seminar tersebut berlangsung selama 2 jam. Setelah selesai mengikuti seminar tersebut, Via dan teman-temannya melaksanakan shalat Zuhur di masjid depan kampus ITB. Setelah itu, Via dan teman-temannya menuju bus kembali untuk melanjutkan perjalanan ke kota Yogyakarta.
Di perjalanan, Via dan teman-temannya bernyanyi-nyanyi sambil bermain gitar untuk melepas penat selama di perjalanan. Untuk menuju ke kota Yogyakarta, bus memilih melewati jalur Selatan, yang mana jalanan tersebut berkelok-kelok, ditambah lagi dengan jurang-jurang yang ada di sepanjang perjalanan. Jalur Selatan adalah jalur yang memang anti macet dan lebih cepat untuk sampai ke kota dengan julukan  Kota Gudeg tersebut.
Pada pukul 5 sore, bus berhenti di sebuah rumah makan Sunda. Via dan teman-temannya beristirahat sejenak di rumah makan tersebut sambil menunggu Maghrib tiba. Pukul 17.30 sore, Via dan teman-temannya makan sore di rumah makan tersebut. Setelah selesai makan, Via dan teman-temannya melaksanakan shalat Maghrib di musholla yang berada di rumah makan tersebut. Setelah itu, Via dan teman-temannya menuju bus kembali untuk melanjutkan perjalanan ke kota Yogyakarta.
Di tengah perjalanan, Via menanyakan tentang kegiatan apa saja yang akan dilakukan di kota Yogyakarta kepada teman yang duduk di sebelahnya yang bernama Ayu. “Yu, menurut kamu, besok kita ngapain aja ya disana?” tanya Via. Lalu Ayu menjawab “besok kita kan pagi-pagi harus ke kampus UGM, Keraton Yogyakarta, kampus ISI, Candi Borobudur, Malioboro, dan Candi Prambanan.”
Hari semakin malam, Via dan teman-temannya tertidur lelap didalam bus sambil menonton film INSIDIOUS , karena kebetulan didalam bus tersebut terdapat televisi.
Pada pukul 2 pagi, saat Via dan teman-temannya masih tertidur pulas, dikejutkan dengan berita bahwa bus lain yang ditumpangi oleh teman Via kelas lain, menabrak pengendara motor yang ada di kota Yogyakarta hingga pengendara tersebut meninggal di tempat kejadian. Padahal, hanya 1 jam lagi, bus akan sampai di hotel. Akhirnya, teman-teman Via yang berada di bus tersebut dipindahkan oleh guru-guru  ke bus lain.
Pada pukul 3 pagi, akhirnya bus sampai di hotel. Lalu, Via dan teman-temannya langsung menuju ke kamar hotel masing-masing dan sesegera beristirahat. Pada pukul 5 pagi, Via dan teman-temannya sudah bangun untuk shalat Shubuh dan setelah itu mandi. Tujuan kedua dari program GTC ini adalah mengikuti seminar di Universitas Gadjah Mada. Tetapi, sebelum berangkat, tentunya Via dan teman-temannya sarapan pagi terlebih dahulu di ruang pertemuan di hotel tersebut.
Pada pukul 7.30 pagi, Via dan teman-temannya menuju bus untuk berangkat mengikuti seminar di Universitas Gadjah Mada. Perjalanan dari hotel ke kampus UGM tersebut hanya 1 jam. Pada pukul 08.30, Via dan teman-temannya sampai di kampus UGM. Saat itu, cuaca disana sangat terik sekali. Via dan teman-temannya pun langsung menuju ke gedung FISIP Universitas Gadjah Mada untuk mengikuti seminar. Masih sama seperti di kampus ITB,  di Universitas Gadjah Mada pun juga menjelaskan tentang fakultas dan jurusan yang terdapat di kampus UGM.
Setelah selesai mengikuti seminar selama 2 jam, Via dan teman-temannya melanjutkan perjalanan ke Keraton Yogyakarta. Disana, Via dan teman-temannya melihat barang-barang bersejarah peninggalan kerajaan keraton jaman dahulu.
Setelah itu, Via dan teman-temannya melanjutkan perjalanan ke kampus ISI (Institut Seni Indonesia) yang ada di kota Yogyakarta. Perjalanan dari keraton Yogyakarta menuju kampus ISI memakan waktu 2 jam. Pada pukul 13.30 siang, Via dan teman-temannya sampai di kampus ISI dan sesegera menuju gedung seni tari yang ada di kampus tersebut. Di kampus ISI tersebut, Via dan teman-temannya juga mengikuti seminar tentang fakultas dan jurusan yang ada di kampus ISI Yogyakarta.
Setelah selesai mengikuti seminar selama 2 jam, Via dan teman-temannya melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur. Sebelumnya, Via dan teman-temannya melaksanakan shalat Ashar terlebih dahulu.Di Candi Borobudur, Via dan teman-temannya hanya bisa menikmati selama 2 jam saja.
Setelah dari Candi Borobudur, Via dan teman-temannya menuju ke pusat perbelanjaan terbesar Yogyakarta yang dikenal oleh banyak orang, apalagi kalau bukan Malioboro. Tepat pukul 6 sore, Via dan teman-temannya sampai di Malioboro. Sebelum berbelanja, Via dan teman-temannya melaksanakan shalat Maghrib terlebih dahulu. Setelah selesai shalat, Via dan teman-temannya langsung berburu barang-barang yang ada di Malioboro tersebut. Tak terasa, 2 jam sudah berlalu. Tepat pada pukul 8 malam, Via dan teman-temannya menuju bus kembali untuk kembali ke hotel.
Setelah sampai di hotel, Via dan teman-temannya langsung membereskan barang-barang bawaan karena keesokan harinya sudah harus pulang untuk kembali ke rumah masing-masing. Setelah selesai membereskan barang-barang, Via dan teman-temannya melaksanakan shalat Isya terlebih dahulu, barulah setelah itu tidur.
Waktu sudah menunjukkan pukul 5 pagi, Via dan teman-temannya sudah bangun dan langsung melaksanakan shalat Shubuh dansetelah itu mandi. Setelah selesai mandi, Via dan teman-temannya mengecek kembali barang-barang bawaan masing-masing. Setelah itu, Via dan teman-temannya menuju ke ruang pertemuan hotel untuk sarapan pagi. Setelah selesai sarapan, Via dan teman-temannya langsung menuju ke bus untuk melanjutkan perjalanan.
Di tengah perjalanan, bus berhenti di sebuah pusat oleh-oleh terbesar di Yogyakarta yaitu bakpia pathuk 25 yang berada tepat di depan gedung stasiun tv TVRI Yogyakarta. Disana, Via membeli 6 dus bakphia pathuk 25 dan keripik belut untuk saudara-saudara di rumahnya. Setelah membeli oleh-oleh, Via dan teman-temannya menuju ke bus kembali untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan terakhir yaitu ke Candi Prambanan yang berada di Magelang, Jawa Tengah. Perjalanan dari pusat oleh-oleh menuju ke Candi Prambanan sekitar 3 jam. Pada pukul 10 pagi, Via dan teman-temannya sampai di Candi Prambanan. Di Candi Prambanan, Via dan teman-temannya hanya diberi waktu 1 jam. Tepat pukul 11 pagi, Via dan teman-temannya bergegas ke bus kembali untuk melanjutkan perjalanan ke rumah masing-masing.
Di perjalanan, Via dan teman-temannya tertidur pulas sampai akhirnya Via dan teman-temannya terbangun saat sudah sampai di tol Cikampek. Karena Via sudah tau sebelumnya kalau dari tol Cikampek menuju Jakarta hanya 2 jam, Via pun menelpon ayahnya untuk memberi kabar bahwa sekitar pukul 5 pagi akan sampai di depan halaman sekolah.
Alhamdulillah, pada pukul 5 pagi, Via dan teman-temannya tiba di depan halaman sekolah. Perjalananpulang ini memang sangat cepat dibanding saat keberangkatan, hanya 6 jam perjalanan. Memang, bus yang dinaiki oleh Via adalah bus pertama yang sampai di halaman depan sekolah.

Tak lama setelah Via dan teman-temannya turun dari bus, ayah Via telah tiba di depan halaman sekolah. Via pun langsung bergegas pulang ke rumahnya dengan bawaan oleh-oleh yang cukup banyak dan kondisi fisik yang mulai lemah karena kelelahan.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Cool Blue Outer Glow Pointer
Diberdayakan oleh Blogger.

Gunadarma University

Translate

tweets

Followers

 
Gunadarma University
Irfanda Siagian
Copyright © 2013. Do You Know ? - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modificated by Irfanda Siagian
Proudly powered by Blogger